** Translate **

146. The Crow and Old Woman - Burung Gagak dan Seorang Perempuan Tua


Burung Gagak dan Seorang perempuan tua



Adalah sebuah pohon beringin besar yang merupakan tempat tinggal bagi sekelompok burung gagak
 

Suatu hari seperti biasanya,


Pagi-pagi sekali


Burung gagak meninggalkan pohon untuk mencari makanan


Kecuali satu... burung Gagak.


Blacky sedang tidur sampai sinar matahari menyentuhnya.


Gagak : Ahh.. Ahh.. Sinar matahari.


Jam berapa sekarang? Ya ampun pukul 8. Semuanya telah pergi dan sekarang aku harus pergi sendiri.


Blacky terbang diatas jalan desa. Mencari makanan,


Blacky duduk dicabang karena dia bosan terbang


Blacky : Hmmm... Aku lapar. Apa yang membuat aku lapar?


Blacky melihat kesekitar untuk mencari tahu darimana baunya berasal


Seorang perempuan tua menggoreng makanan


Bentuk gorengan membuat air liurnya menetes


Segera ie merasa sedang makan gorengan


Seketika Blacky turun dan duduk disamping perempuan tua.


Blacky : Hmmm... Burung gagak beristirahat


Blacky perlahan mendekat ke tempat gorengan


Perempuan : Hey... Kau kemari untung mencuri gorengan. Aku akan mengikat mu.


Blacky : Perempuan jelek, Perempuan sangat berbahaya! Apa itu mungkin,


Untuk mendapatkan gorengan kalau dia tidak ada. Apa yang harus dilakukan?


Sebuah ide berkelebat dipikiran Blacky


Segera dia pergi ke halaman belakang


Blacky : Nenek... Ohh Nenek sayang.


Perempuan : Ohhh... Cucuku!...
Aku datang.


Segera perempuan tua pergi ke halaman belakang.


Blacky mengambil gorengan dan terbang ke kerumahnya.



Blacky bahagia dan hendak makan makanannya


Pada waktu yang bersamaan seekor rubah yang dipanggil Cunny berjalan menuju jalan.


Saat itu Cunny melihat gorengan, dan ingin mengambilnya dari Gagak


Cunny : Ho.. ho.. ho.. Beruntung? Aku akan mengambil gorengan dari Blacky.


Sebelumnya aku akan merencanakan sesuatu. Ini trik Blacky.


Cunny : Hello Blacky. Berharap namamu?


Apakah yang dikatakan orang itu benar? Hitam itu cantik.


Wow! Kau memiliki mata yang cantik


Ya, Bulunya aku tidak bisa menemukan kata-kata untuk menggambakan kecantikan mu.


Cunny meneruskan lagi.


Blacky mendengarkan ini, sangatlah bahagia


Dan dia bangga ketika dia mendengarkan kata-kata ini.


Cunny : Seperti burung yang cantik pasti mempunyai suara yang indah.


Maukah kau menyanyikan sebuah lagu untukku Blacky?


Blacky benar-benar tersanjung.


Blacky : caw caw caaaaa. Ohh aku bodoh.



Itu dia... gorengan jatuh ketangan Cunny.


Cunny : Oh aku akan membersihkan pasirnya sebelum dimakan.



Cunny mengambil gorengan dan menghilang di hutan. Blacky tertipu dan kecewa.


Blacky : Seharusnya aku tidak percaya kata-kata rubah itu.


Sekarang aku akan mencari jalan untuk mendapatkan gorengan lain dari perempuan itu.


Waspadalah terhadap penjilat