** Translate **

138. Bloody Mary



Bloody Mary told her about an old witch who lived in a forest near a village inhabited. All the villagers know the witch figure and reluctant to see or talk to her.

At one time, there was a mysterious event that an alarming one village. One by one the little girl from the village disappeared. Their parents were trying to locate or find the trail, and the other residents also contributed to intervene to help. Some people are brave, approached the witch in the woods to find out if she had taken the children. The wizard denies all the charges, but did not escape the attention of the population, that the witch looks much easier and become very pretty.

Until one night, one of the daughters of the villagers woke up and was walking towards the woods. Her parents are still awake to see their daughter walk out of the house, which they then try to hold it but to no avail. The cry of the mother managed to wake the villagers. Then they saw the child the way to the forest. Guns and rifles also brought them to deal with whatever has been hypnotizing the girl. In the middle of the forest they saw Bloody Mary is calling the child. One resident was shot with a shotgun. Her hips shot so that she fell, and then dragged into the middle of resident pasture and tied toa pole and burned.

Before Bloody Mary burned, she uttered a curse. Where there is utter her name in front of the glass, will release her spirit to avenge her death.

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

Bloody Mary menceritakan mengenai seorang penyihir tua yang tinggal di sebuah hutan dekat sebuah desa berpenghuni. Semua penduduk desa mengetahui sosok penyihir tersebut dan enggan untuk melihat atau berbicara dengannya.

Pada suatu waktu, terjadi peristiwa misterius yang mengkhawatirkan satu desa. Satu persatu anak kecil perempuan dari pada desa tersebut menghilang. Orangtua mereka pun berusaha untuk mencari atau pun menemukan jejak, dan penduduk yang lain pun turut turun tangan untuk membantu. Beberapa orang berani, menghampiri sang penyihir di hutan untuk mencari tahu apakah dia telah mengambil anak-anak tersebut. Sang penyihir menyangkal semua tuduhan, tetapi tidak lepas dari perhatian penduduk, bahwa penyihir tersebut terlihat jauh lebih mudah dan menjadi sangat cantik.

Hingga suatu malam, salah satu anak perempuan penduduk desa tersebut terbangun dan tidur berjalan kearah hutan. Orangtuanya yang belum tidur melihat anak perempuan mereka berjalan keluar rumah, yang kemudian mereka coba menahannya tetapi tidak berhasil. Teriakan dari sang ibu berhasil membangunkan penduduk desa. Kemudian mereka melihat anak tersebut jalan ke arah hutan. Senjata dan senapan pun dibawa mereka untuk menghadapi apapun yang sudah menghipnotis anak perempuan tersebut. Di tengah hutan mereka melihat Bloody Mary sedang memanggil anak tersebut. Salah satu penduduk pun menembaknya dengan senapan. Pinggulnya tertembak sehingga ia terjatuh, dan kemudian penduduk menyeretnya ke tengah padang rumput dan mengikatnya kesebuah tiang dan membakarnya.

Sebelum Bloody Mary terbakar, ia mengucapkan kutukan. Di mana ada yang mengucapkan namanya di depan kaca, akan melepaskan rohnya untuk membalaskan dendam kematiannya.