** Translate **

114. Tisa si Putri Kupu – Kupu Yang Cantik dan Angkuh


Tisa the beautiful butterfly dancing in a flower garden inside the kingdom. Fly to and fro without being tired. Tisa flapping its wings are strong and very beautiful colors make it grow into a butterflies stole the hearts of many adult butterfly male.


Tisa is a daughter of the types of butterfly - butterflies in the family Danaidae, many things that make it much more secure in comparison with butterfly - butterflies from other types. The predators are reluctant to eat it because it taste less tasty meat. Because of the advantages that Tisa has a haughty character. She feels much more powerful when compared with butterfly of the family to another. Until one afternoon, her mother called.


"Tisa, tomorrow morning mama will introduce you to the Stilo, prince the butterfly of the family Troides rhadamantus. He's handsome. Color is not less beautiful wings with you. "Said Tini, her mama.


"Is he as tough as us ma?"


"Regarding the apparent toughness just so, it's just toughness against predators is because he practiced. Not only - the eye merely because such grace that God gives to our descendants."


"So there is a chance if he can not take care of me?! Ah do not want to!! Mama did not have to introduce me to offspring that are not equal to us. He was stronger than me. Why? "Tisa said smugly.


"Do not say like that Tisa. You always refuse if you want to be introduced to any man. You're the greatest just for you. You're the prettiest. You do everything. But not for God. Heart - careful what you say kid. Mama fear God angry."Queen Timi passed from the presence of his son.


... A few days passed ...



Timi Queen cancel her meeting with Simon King, father Stilo. Fortunately Simon King is not typical king temperamental. He was very wise. He loved people. And some of the good that he also passed on his only child, Stilo. Cancellation of the appointment was not made Simon's wrath. He still can accept excuses made by the Queen Timi. Because Tezzar King, Tisa's father, is her best friend. So Simon King always maintain good relations despite their Tezzar King is dead.


One time in a forest in western Canada. Shrubs Annual Plants were exposed to pest outbreaks caterpillars. One thing that remains is algaonema plants. But unfortunately unfortunate. Because these plants contain water so she should not be watered too often. Just then it was the rainy season. So this algaonema plants became rotten, and this was the beginning of disaster for the Tisa and family Danaidae. They do not know where to find food.


To fly to Mexico should definitely get first food intake. Tisa hunger. She did not find any plants for a meal. Arrived, less than 200 meters Tisa able to hear a flock of birds, flying in his direction. Tisa panic, she was very frightened. They are a bunch of predators who will eat it. Tisa was alone in the woods. Finding food unaccompanied moms.


Tisa flutter down, she almost collapsed and fell to the ground. Tisa not strong flapping its wings, she was very hungry. When the body Tisa unsteady winds blown, all of a sudden there is a wing that held her. Bring her to fly back after nearly falling to the ground. Keep him away from fine birds of prey. Tisa Bring to a beautiful valley. Raindrop that falls pretty woke Tisa's face.


"Where am I?" Tisa said weakly.


"You're safe with me daughter, introduce, my name is Stilo..


"What? Stilo? Pap .. pa .. prince Stilo? "Tisa surprised.


"Yes princess. Come fly with me. In this valley you can still find food.'


Tisa down ashamed. Some time ago she had rejected an offer to become acquainted with the Stilo mama for being a butterfly of a kind that is not as strong offspring. But now it's the handsome prince who helped steer clear of a bunch of predators. Where all the family Danaidae? Are they safe? "Said Tisa again.


"Rest assured, they are all safe in the kingdom. And now if you're ready, I'll take you to our government. Yes, although not as strong as our descendants we can share some food that you are looking for here. "Answer Stilo with a little sarcastic.


Without waiting for an answer from the Tisa, cradling the body Stilo Tisa headed back to his kingdom. Where two families of different types had been there already waiting for the arrival of princess and prince.


Tisa si kupu – kupu cantik sedang menari – nari di sebuah taman bunga yang ada didalam kerajaan. Terbang kesana kemari tanpa lelah. Kepakan Tisa yang kuat dan warna sayapnya yang sangat cantik membuatnya tumbuh menjadi kupu – kupu dewasa yang banyak mencuri hati kupu – kupu jantan.


Tisa adalah seorang putri dari jenis kupu – kupu yang masuk dalam famili Danaidae, banyak hal yang membuatnya jauh lebih aman di bandingkan dengan kupu – kupu dari jenis lain. Para predator enggan memakannya karena rasa dagingnya kurang enak. Karena kelebihannya itulah Tisa memiliki watak yang angkuh. Ia merasa jauh lebih hebat jika dibandingkan dengan kupu – kupu dari famili yang lain. Sampai pada suatu sore, mama memanggilnya.


"Tisa,besok pagi mama akan mengenalkanmu pada Stilo, pangeran kupu – kupu dari famili Troides rhadamantus. Dia tampan sekali. Warna sayapnya tak kalah indah denganmu nak.” Ucap Timi, mamanya.


"Apa dia setangguh kita ma?"


"Mengenai ketangguhan jelas saja iya, hanya saja ketangguhannya melawan predator adalah karena ia berlatih. Bukan semata – mata hanya karena anugerah seperti yang Tuhan beri pada keturunan kita."


"Jadi ada kemungkinan jika dia tidak bisa menjagaku?! Ah tidak mau!! Mama tak perlu mengenalkanku pada keturunan yang tidak sederajat dengan kita. Ia tak lebih kuat dari aku. Buat apa?” jawab Tisa dengan angkuhnya.


"Jangan berkata begitu Tisa. Kau selalu menolak jika ingin dikenalkan dengan pria manapun. Buatmu hanya kau yang terhebat. Kau yang tercantik. Kau segala-galanya. Tapi tidak bagi Tuhan. Hati – hati dengan ucapanmu nak. Mama takut Tuhan marah.” Ratu Timi pun berlalu dari hadapan anaknya.


... Beberapa hari berlalu ...


Ratu Timi membatalkan pertemuannya dengan Raja Simon, ayah Stilo. Untungnya Raja Simon bukanlah tipikal raja yang temperamental. Ia sangat bijaksana. Ia sangat menyayangi rakyatnya. Dan beberapa kebaikan yang juga ia turunkan pada putra semata wayangnya, Stilo. Pembatalan janji pertemuan itu tak membuat Simon murka. Ia tetap bisa menerima alasan yang dibuat oleh Ratu Timi. Karena Raja Tezzar, ayah Tisa, adalah sahabat terbaiknya. Makanya Raja Simon selalu menjaga hubungan baik mereka walau Raja Tezzar sudah wafat.


Suatu saat di sebuah hutan di wilayah barat Kanada. Tanaman Perdu tahunan sedang terkena wabah hama ulat bulu. Salah satunya yang tersisa adalah tanaman algaonema. Namun sayang disayangkan. Karena tanaman ini mengandung air makanya ia tak boleh terlalu sering disiram.


Kebetulan saat itu sedang musim hujan. Makanya tanaman algaonema ini pun menjadi busuk, dan ini adalah awal bencana bagi Tisa dan famili Danaidae. Mereka tak tahu harus mencari makanan kemana. Untuk terbang ke Meksiko sudah pasti harus mendapatkan asupan makanan lebih dulu. Tisa kelaparan. Ia tak menemukan sehelai tanaman pun untuk di makan.


Tiba – tiba, kurang lebih dari jarak 200 meter Tisa mampu mendengar ada kawanan burung yang sedang terbang menuju ke arahnya. Tisa panik, ia sangat ketakutan. Mereka adalah sekumpulan predator yang akan memangsanya. Tisa sedang sendirian di hutan ini. Mencari makanan tanpa ditemani mamanya.


Kepakan Tisa melemah, ia hampir ambruk dan jatuh ke bumi. Tisa tak kuat mengepakkan sayapnya, ia sangat kelaparan. Saat tubuh Tisa gontai tertiup angin kencang, mendadak ada sebuah sayap yang memeluknya. Membawanya terbang kembali setelah hampir terjatuh ke tanah. Menjauhkannya dari santapan burung – burung pemangsa. Membawa Tisa ke sebuah lembah yang indah. Rintik hujan yang jatuh diwajah cantiknya membangunkan Tisa.


"Dimana aku?” Tisa bertanya dengan lemah.


"Kau aman bersamaku putri, kenalkan, namaku Stilo."


"Apa? Stilo? Pap..pa..pangeran Stilo?” Tisa terkejut.


"Iya putri. Mari terbang bersamaku. Di lembah ini kau masih bisa menemukan makananmu."


Tisa tertunduk malu. Beberapa waktu yang lalu ia sempat menolak tawaran mamanya untuk berkenalan dengan Stilo karena dianggap sebagai kupu-kupu dari jenis yang tidak sekuat keturunannya. Tapi kini justru pangeran tampan ini lah yang membantunya menjauhi sekumpulan pemangsa. Dimana semua famili Danaidae? Apa mereka aman?” tanya Tisa lagi.


"Tenang saja, mereka semua aman di kerajaanku. Dan kini jika kau bersedia, aku akan membawamu ke kerajaan kami. Ya walaupun kami tak sekuat keturunanmu namun kami bisa berbagi sedikit makanan yang kalian cari disini.” Jawab Stilo dengan sedikit menyindir.


Tanpa menunggu jawaban dari Tisa, Stilo kembali menggendong tubuh Tisa menuju ke kerajaannya. Dimana dua famili dari jenis yang berbeda sudah sejak tadi disana menanti kedatangan putri dan pangerannya.