** Translate **

63. Ciri-ciri Sahabat Sejati - Characteristics of True Friends

Let us refer to the 12 Characteristics of True Companions Imam al-Ghazali below:

    
* If you do good to him, then he will also protect you

    
* If you tighten the bonds of friendship with him, then he will reply back that friendship

    
* If you need help from him, then he will try to help according to his ability

    
* If you offer to do good to him, then he will be welcomed by both

    
* If he obtain a favor or help from you, he would appreciate the favor

    
* If he sees something that is not better than you, it will attempt to cover it up

    
* If you ask for something help him, then he will be working on it in earnest

    
* If the you keep silent (due embarrassed to ask for), then he akan inquire difficulty who ye are facing

    
* If the disaster come upon you, then he will do something to alleviate that tribulation

    
* If you speak the truth to him, he would have justify you

    
* If you plan any good, then he will be happy to help plan

    
* If you were having different opinions or disagreements, surely he would rather succumb to keep.
Well .. whether we have had a true friend like that? EMH .. would not it be better if we introspection yourself first, whether ourselves are worthy to be called a true friend? .....


= = = = = = = = = = = = = = = = = = = =  = = = = = = = = = =  = = = = = = = = = = =

Mari kita simak 12 Ciri-Ciri Sahabat Sejati Menurut Imam al-Ghazali di bawah ini:

  • * Jika kau berbuat baik kepadanya, maka ia juga akan melindungimu
  • * Jika engkau merapatkan ikatan persahabatan dengannya, maka ia akan membalas balik persahabatanmu itu
  • * Jika engkau memerlukan pertolongan darinya, maka ia akan berupaya membantu sesuai dengan kemampuannya
  • * Jika engkau menawarkan berbuat baik kepadanya, maka ia akan menyambut dengan baik
  • * Jika ia memperoleh suatu kebaikan atau bantuan darimu, maka ia akan menghargai kebaikan itu
  • * Jika ia melihat sesuatu yang tidak baik dari dirimu, maka akan berupaya menutupinya
  • * Jika engkau meminta sesuatu bantuan darinya, maka ia akan mengusahakannya dengan sungguh-sungguh
  • * Jika engkau berdiam diri (karena malu untuk meminta), maka ia akan menanyakan kesulitan yang kamu hadapi
  • * Jika bencana datang menimpa dirimu, maka ia akan berbuat sesuatu untuk meringankan kesusahanmu itu
  • * Jika engkau berkata benar kepadanya, niscaya ia akan membenarkanmu
  • * Jika engkau merencanakan sesuatu kebaikan, maka dengan senang hati ia akan membantu rencana itu
  • * Jika kamu berdua sedang berbeda pendapat atau berselisih paham, niscaya ia akan lebih senang mengalah untuk menjaga. 
Nah.. apakah kita telah memiliki sahabat sejati seperti itu? Emh.. bukankah akan lebih baik jika kita introspeksi diri dulu, apakah diri kita sendiri sudah layak disebut sahabat sejati?..