** Translate **

4. Cinderella - 3 - the end

Cinderella had a wonderful time. She was the most beautiful girl at the ball. The handsome Prince only danced with her. "Who is she?". No one knew her, not even her stepmother and stepsisters recognized her.


Then the clock started to strike twelve! Cinderella thought of the Fairy's words. She ran out of the palace, one of her pretty glass slippers fell off. The Prince picked up the slippers, "I'll marry the girl whose foot fits this. "He said to himself.

The next day, the prince took the slipper to every house in the city. Both of the sisters wanted to put on the slipper. When the Prince arrived, the sisters tried the slipper. They pushed and wriggled and squeezed but their feet were far too big. Then the Prince asked Cinderella to try it, of course, it fitted.

The Prince and Cinderella were soon married and lived happily ever after.



Cinderella menikmati suasana yang menyenangkan. Ia adalah gadis yang paling cantik yang hadir di pesta itu. Sang Pangeran yang tampan hanya mau berdansa dengannya. "Siapa dia?". Tidak ada yang tahu, bahkan ibu dan saudara tirinyapun tidak mengenalinya.


Kemudian lonceng berdentang 12 kali! Cinderella teringat pada ucapan Peri. Ia bergegas lari keluar meninggalkan Istana, salah satu sepatu kacanya terlepas. Pangeran memungut sepatu itu, "Aku akan mempersunting gadis yang kakinya pas dengan sepatu ini." Ia berkata pada dirinya sendiri. 

Keesokan harinya, Pangeran membawa sepatu itu kesetiap rumah yang ada di kota itu. Kedua saudara perempuan Cinderella ingin mencoba mengenakan sepatu tersebut. Begitu sang Pangeran tiba, mereka langsung mencoba sepatu itu. Mereka berusaha keras memasukkan kakinya kedalam sepatu, tapi kaki mereka terlalu besar. Sang Pangeran meminta Cinderella agar mencoba sepatu tersebut. Tentu saja, sepatu itu pas sekali dikakinya.

Pangeran dan Cinderella segera menikah dan hidup bahagia selamanya.


:: the end - tamat ::